WhatsApp Icon

BAZNAS Gelar Panen Raya Lumbung Pangan di Batu Bara, Sukses Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Petani

22/07/2026  |  Penulis: (Dok.BAZNAS Sumut/Markom)

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Gelar Panen Raya Lumbung Pangan di Batu Bara, Sukses Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Petani

BAZNAS menggelar Panen Raya Program Lumbung Pangan di Batu Bara

BATU BARA, 22 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar Panen Raya Program Lumbung Pangan Padi di Dusun II, Desa Kwala Gunung, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Rabu (22/7). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen BAZNAS dalam memberdayakan petani mustahik sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan nasional melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara produktif.

Program Lumbung Pangan merupakan salah satu dari 13 Program Prioritas BAZNAS Tahun 2026–2031 yang berfokus pada pemberdayaan petani melalui penyediaan modal usaha bergulir, sarana produksi, teknologi pertanian, pendampingan budidaya, hingga akses pemasaran hasil panen. Melalui pendekatan tersebut, BAZNAS mendorong lahirnya petani yang mandiri, produktif, dan memiliki daya saing.

Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Mohammad Hatta, mengatakan bahwa Program Lumbung Pangan menjadi bukti bahwa dana zakat dapat dikelola secara produktif untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Melalui Program Lumbung Pangan, kami ingin menghadirkan petani mustahik yang mandiri, meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan bahwa BAZNAS terus berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah, salah satunya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang produktif dan tepat sasaran.

Menurutnya, Program Lumbung Pangan BAZNAS menjadi bagian dari upaya bersama dalam menghadirkan solusi pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi para petani mustahik, agar mampu meningkatkan produktivitas, kemandirian ekonomi, sekaligus berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah.

“Program Lumbung Pangan BAZNAS ini dirancang untuk mengoptimalkan potensi zakat dalam meningkatkan kesejahteraan para petani binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan di daerah Kabupaten Batu Bara,” jelas Sodik Mudjahid yang turut menghadiri agenda Panen Raya Program Lumbung Pangan Padi tersebut.

Sejak diinisiasi pada tahun 2018, Program Lumbung Pangan di Kabupaten Batu Bara telah menjangkau 258 petani mustahik yang mengelola lahan seluas 180,3 hektare. Total nilai program mencapai Rp854,65 juta, ditambah dukungan BAZNAS RI sebesar Rp373,3 juta pada tahun 2025 untuk pengembangan lahan seluas 32 hektare yang melibatkan 52 petani.

Pendampingan dilakukan secara menyeluruh mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga proses panen. Para petani membudidayakan varietas padi unggulan seperti Sebatu, Serang, MR, Sedayu, dan Proton yang disesuaikan dengan kondisi lahan di Kabupaten Batu Bara.

Dari lahan yang dikelola tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai sekitar 1.082 ton gabah kering panen (GKP) setiap musim panen dengan potensi nilai ekonomi mencapai Rp7,3 miliar.

Selain meningkatkan produktivitas pertanian, program ini juga menanamkan budaya kemandirian melalui skema modal usaha bergulir. Setelah panen, para petani mengembalikan modal usaha sekaligus menunaikan zakat pertanian. Modal usaha yang dikembalikan tersebut kemudian digulirkan kembali kepada kelompok tani lainnya sehingga manfaat program dapat terus berkembang. Selama periode 2024–2026, zakat pertanian yang berhasil dihimpun dari petani binaan mencapai Rp423,18 juta.

Secara nasional, Program Lumbung Pangan BAZNAS telah dilaksanakan di 21 lokasi pada 11 provinsi, memberikan manfaat kepada 1.629 mustahik dengan total penyaluran lebih dari Rp10,08 miliar.

Keberhasilan Program Lumbung Pangan di Kabupaten Batu Bara tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Sumatera Utara, BAZNAS Kabupaten Batu Bara, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Batu Bara, akademisi, para alim ulama, kelompok tani, hingga para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS.

Prof. Hatta turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ini. “Program ini menunjukkan bahwa ketika zakat dikelola secara amanah dan didukung kolaborasi yang kuat, manfaatnya mampu menciptakan perubahan nyata bagi masyarakat. Kami berharap sinergi ini terus berkembang sehingga semakin banyak petani yang berdaya, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan ketahanan pangan di Sumatera Utara semakin kokoh,” tutupnya

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Sumatera Utara.

Lihat Daftar Rekening →