WhatsApp Icon

Berita Terkini

Pimpinan BAZNAS se-Sumatera Utara Gelar Silaturahmi di Kab. Asahan, Perkuat Sinergi dan Pengelolaan Zakat
Pimpinan BAZNAS se-Sumatera Utara Gelar Silaturahmi di Kab. Asahan, Perkuat Sinergi dan Pengelolaan Zakat
ASAHAN — Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., membuka kegiatan Silaturahmi Pimpinan BAZNAS se-Sumatera Utara yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Senin (21/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menjadi wadah bagi pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Sumatera Utara untuk saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam pengelolaan zakat di daerah masing-masing. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua BAZNAS Sumut Prof. Dr. H. Muhammad Hatta, Wakil Ketua IV BAZNAS Sumut H. Azrai Harahap, MA, Direktur Pelaksana BAZNAS Sumut, Direktur Rumah Sehat BAZNAS Sumut, Ketua BAZNAS Kabupaten Asahan Ir. H. Ansari Margolang, serta para pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan Rianto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut. Menurutnya, pertemuan pimpinan BAZNAS se-Sumatera Utara menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan dan kolaborasi dalam mendukung berbagai program kemasyarakatan. “Selamat datang kepada seluruh pimpinan BAZNAS. Kami Pemerintah Kabupaten Asahan senantiasa terbuka untuk berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Asahan dan BAZNAS Sumatera Utara dalam mendukung berbagai program kemasyarakatan,” ujar Rianto. Ia menyampaikan, keberadaan BAZNAS memiliki peran dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Menurutnya, pengelolaan zakat yang baik dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, tidak hanya melalui bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga melalui program-program pemberdayaan yang mendorong kemandirian ekonomi. Sementara itu, Ketua BAZNAS Sumut Prof. Dr. H. Muhammad Hatta menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Asahan dan seluruh pimpinan BAZNAS yang telah hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai silaturahmi ini penting untuk memperkuat kebersamaan dan komunikasi antarpimpinan BAZNAS di Sumatera Utara. “Semoga kegiatan ini dapat mempererat hubungan silaturahmi antar-BAZNAS kabupaten/kota di Sumatera Utara. Pertemuan ini juga menjadi kesempatan bagi kita untuk saling berbagi pengalaman, program, dan memberikan motivasi dalam pengelolaan zakat di daerah masing-masing,” ujar Prof. Dr. H. Muhammad Hatta. Menurutnya, setiap daerah memiliki pengalaman dan tantangan yang berbeda dalam mengelola zakat. Karena itu, komunikasi dan pertukaran pengalaman antarpimpinan BAZNAS diperlukan agar berbagai potensi dan inovasi dalam pengelolaan zakat dapat terus dikembangkan. “Dengan silaturahmi yang semakin kuat, kita dapat bersama-sama membantu para muzaki dalam menunaikan zakatnya melalui BAZNAS. Kita juga berharap pengelolaan zakat tidak hanya berorientasi pada penghimpunan dan penyaluran, tetapi bagaimana zakat mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian mustahik,” tambahnya. Prof. Hatta menegaskan, melalui berbagai program pemberdayaan yang dilakukan BAZNAS, harkat dan derajat mustahik diharapkan dapat terus diangkat sehingga ke depan mereka dapat berkembang menjadi muzaki dan munfik. “Kita berharap melalui berbagai program BAZNAS, harkat dan derajat mustahik dapat terus diangkat, sehingga ke depan mustahik dapat berkembang menjadi muzaki dan munfik,” katanya. Ia menambahkan, upaya tersebut membutuhkan sinergi dan komitmen bersama antara BAZNAS Sumut, BAZNAS kabupaten/kota, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan silaturahmi tersebut juga menjadi ruang bagi para pimpinan BAZNAS untuk berbagi informasi mengenai program, strategi penghimpunan, pendistribusian, hingga pendayagunaan zakat yang telah dilaksanakan di masing-masing daerah. Melalui pertemuan tersebut, BAZNAS Sumut berharap hubungan antarpimpinan BAZNAS se-Sumatera Utara semakin erat dan dapat mendorong lahirnya kolaborasi serta penguatan pengelolaan zakat yang semakin baik, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di Sumatera Utara.
21/09/2026 | (Dok.BAZNAS Sumut/Markom)
Baznas Sumut Bersama Pemprov Sumut Perkuat Kolaborasi dan Optimalisasi Pengelolaan Zakat di Sumatera Utara
Baznas Sumut Bersama Pemprov Sumut Perkuat Kolaborasi dan Optimalisasi Pengelolaan Zakat di Sumatera Utara
MEDAN – BAZNAS Provinsi Sumatera Utara menerima kunjungan silaturahmi Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumatera Utara, Ade Sofianita, S.STP., M.M., Selasa (15/9/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan BAZNAS Sumut dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. Mohammad Hatta, bersama Wakil Ketua I Dr. H. Musaddad Lubis, M.Ag., Wakil Ketua II, Dr. H. Sultoni Trikusuma, MA, Wakil Ketua III Dr. Armansyah, serta Wakil Ketua IV H. Azrai Harahap, MA, dan didampingi Sekretaris BAZNAS Sumut. Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Mohammad Hatta, menyampaikan bahwa BAZNAS Sumut siap menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Menurutnya, BAZNAS Sumut bersama lembaga zakat yang ada di Sumatera Utara berencana mengembangkan program Kampung Kreatif Berbasis Zakat pada awal 2027. Program tersebut akan menyasar sejumlah bidang, meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, serta dakwah. “BAZNAS Sumut memiliki komitmen untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam membantu pemerintah mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Potensi zakat di Sumatera Utara sangat besar dan perlu terus dioptimalkan melalui kolaborasi serta tata kelola yang baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujar Prof. Hatta. Ia menambahkan, pengelolaan zakat tidak hanya berorientasi pada penghimpunan dan penyaluran dana, tetapi juga harus mampu menciptakan perubahan dan mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri. “Zakat bukan hanya tentang menghimpun dan menyalurkan, tetapi bagaimana dana zakat tersebut mampu memberikan perubahan dan mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri. Karena itu, sinergi dengan pemerintah sangat penting agar program yang dijalankan dapat saling menguatkan,” katanya. Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setdaprov Sumatera Utara, Ade Sofianita, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Sumut atas dukungan yang selama ini diberikan dalam membantu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya dalam upaya mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Sumut atas dukungan dan support kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam upaya mengurangi kemiskinan dan menyejahterakan masyarakat. Kami juga siap membantu mengoptimalkan pengumpulan zakat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar penghimpunan zakat semakin meningkat dan dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas,” ujar Ade. Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas dukungan BAZNAS Sumut terhadap SIGAP (Sistem Integrasi Tata Kelola Pengendalian dan Evaluasi Program Kesejahteraan Rakyat) yang diinisiasi oleh Biro Kesra Setdaprov Sumatera Utara. Melalui SIGAP, kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat semakin terintegrasi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengendalian hingga evaluasi program kesejahteraan rakyat. Integrasi tersebut diharapkan dapat mendorong pelaksanaan program yang lebih tepat sasaran, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan BAZNAS Sumut. Sinergi tersebut diharapkan dapat semakin mengoptimalkan potensi zakat sekaligus memperkuat berbagai program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Utara.
15/09/2026 | (Dok.BAZNAS Sumut/Markom)
BAZNAS SUMUT Bersama PD Al-Washliyah dan GJI (Green Justice Indonesia) Dorong Transisi Energi Berkeadilan di Sumatera Utara
BAZNAS SUMUT Bersama PD Al-Washliyah dan GJI (Green Justice Indonesia) Dorong Transisi Energi Berkeadilan di Sumatera Utara
MEDAN – BAZNAS Provinsi Sumatera Utara menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi Pengurus Daerah (PD) Al-Washliyah dan mitra GJI (green justice indonesia) Senin (14/9/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang sinergi dalam pengembangan Program Transisi Energi Berkeadilan di Sumatera Utara. Audiensi tersebut diterima Wakil Ketua I BAZNAS Sumut Dr. H. Musaddad Lubis, M.Ag dan Wakil Ketua II Dr. H. Sultoni Trikusuma, MA, didampingi Sekretaris BAZNAS Sumut. Dalam pertemuan itu, dibahas pengembangan sedekah energi dan wakaf energi sebagai bagian dari inovasi pendayagunaan dana sosial-keagamaan. Program tersebut diarahkan untuk mendukung pemanfaatan energi surya di masjid, satuan pendidikan, panti asuhan, fasilitas sosial-keagamaan, serta masyarakat yang membutuhkan. Selain mendorong pemanfaatan energi bersih, program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sosial sekaligus mendukung efisiensi penggunaan energi di masyarakat. Melalui audiensi tersebut, pihak pengurus PD dan mitra GJI (green justice indonesia) memaparkan konsep dan tahapan program sekaligus meminta arahan BAZNAS Sumut terkait pengembangan sedekah energi sebagai skema pembiayaan sosial-keagamaan yang akuntabel, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
14/09/2026 | (Dok.BAZNAS Sumut/Markom)

Artikel Terbaru

BAZNAS TV