WhatsApp Icon

Berita Terkini

BAZNAS Sumut Hadir Salurkan Amanah Muzaki dan Menguatkan Keluarga Korban Kebakaran di Medan Johor
BAZNAS Sumut Hadir Salurkan Amanah Muzaki dan Menguatkan Keluarga Korban Kebakaran di Medan Johor
Medan, 10 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Utara menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Eka Warni, Gang Eka Indah No. 9, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Senin (10/8/2026). Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Sultoni Trikusuma, MA, didampingi staf bidang pendistribusian, setelah sebelumnya dilakukan kunjungan dan survei untuk melihat kondisi serta kebutuhan korban pascakebakaran. Kebakaran tersebut menghanguskan rumah yang dihuni tiga kepala keluarga, yakni Bapak Sujianto (62 tahun) bersama kedua anaknya, Gunardi (40 tahun) dan M. Syuhel (35 tahun). Tidak terdapat korban jiwa dalam musibah tersebut, namun salah seorang abang ipar korban mengalami luka memar pada bagian kaki setelah terjatuh ketika berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke rumah warga sekitar. Seluruh harta benda korban habis terbakar, termasuk dua unit sepeda motor. Saat ini, Bapak Sujianto yang sehari-hari bekerja sebagai tukang babat rumput sementara harus tidur di masjid karena rumahnya tidak lagi dapat ditempati. Sejumlah bantuan telah diterima dari pihak kelurahan dan masyarakat sekitar, namun korban masih membutuhkan peralatan memasak, tempat tidur, serta material bangunan untuk renovasi rumah. Saat menyerahkan bantuan, Dr. H. Sultoni Trikusuma, MA menyampaikan keprihatinannya kepada keluarga pak sujianto sekaligus apresiasi kepada para muzaki dan donatur yang telah menitipkan amanah melalui BAZNAS Sumut. “Kami turut prihatin atas musibah yang dialami keluarga Bapak Sujianto. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan memberikan semangat kepada keluarga untuk kembali bangkit. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki dan donatur yang telah mempercayakan amanahnya melalui BAZNAS Provinsi Sumatera Utara. Insyaallah, amanah tersebut akan terus kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Sultoni. Ia berharap kepedulian para muzaki, donatur, dan masyarakat dapat terus memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan serta menjadi amal jariyah dan keberkahan bagi para pemberi. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Sumut terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan. Karena melalui zakat yang ditunaikan dan amanah yang disalurkan, kepedulian dapat menjadi kekuatan bagi mereka yang sedang menghadapi musibah untuk kembali bangkit. (Zakat Menguatkan Indonesia.)
10/08/2026 | (Dok.BAZNAS Sumut/Markom)
BAZNAS Sumut Bersama UPZ Bank Sumut Laksanakan Peletakan Batu Pertama Program Rumah Layak Huni di Kabupaten Deli Serdang
BAZNAS Sumut Bersama UPZ Bank Sumut Laksanakan Peletakan Batu Pertama Program Rumah Layak Huni di Kabupaten Deli Serdang
Medan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Utara bersama UPZ Bank Sumut melaksanakan peletakan batu pertama Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) bagi mustahik di Dusun IV, Desa Naga Timbul, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (29/7/2026). Program ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang aman, sehat, dan layak huni. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Sultoni Trikusuma, M.A., bersama Wakil Ketua III Dr. Armansyah, S.E., M.Psi., didampingi Kepala Divisi Pendistribusian BAZNAS Provinsi Sumatera Utara beserta jajaran. Turut hadir Manajer UPZ Bank Sumut H. Muhammad Usman, S.E., Ak., M.M., Kepala Desa bapak Trimo dan Kasi Kesos Kecamatan Tanjung Morawa ibu Noni Bahannoer, SE., MM. serta masyarakat setempat. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Sumatera Utara bersama UPZ Bank Sumut menyerahkan bantuan sebesar Rp25.000.000,- kepada mustahik Khairuddin (47 tahun) untuk renovasi dan pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan bahan material dan biaya jasa tukang sesuai dengan persetujuan Pimpinan BAZNAS Provinsi Sumatera Utara dan UPZ Bank Sumut. Penerima manfaat, Khairuddin, yang tinggal bersama istrinya, Wati (43 tahun), dan dua orang anak, diharapkan dapat segera menempati rumah yang lebih layak sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga. Dalam sambutannya, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Sultoni Trikusuma, M.A., menyampaikan bahwa Program Rumah Layak Huni BAZNAS merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi mustahik. “Program ini merupakan wujud nyata amanah para muzaki khususnya dari pegawai PT. Bank Sumut yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS melalui UPZ Bank Sumut. Kami mengucapkan terima kasih kepada UPZ Bank Sumut atas sinergi yang telah terjalin dalam menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini menjadi awal meningkatnya kesejahteraan keluarga penerima manfaat dan menjadi penyemangat untuk terus berikhtiar memperbaiki kehidupan,” ujarnya. Beliau juga mengingatkan penerima manfaat agar senantiasa menjaga nilai-nilai keimanan sebagai landasan kehidupan, sejalan dengan pengamalan sila pertama Pancasila, serta memanfaatkan bantuan yang diberikan dengan penuh tanggung jawab sehingga rumah yang dibangun dapat menjadi tempat yang membawa keberkahan bagi keluarga. Selain itu, BAZNAS Provinsi Sumatera Utara mengajak masyarakat yang telah memenuhi ketentuan syariat untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak mustahik melalui berbagai program pemberdayaan dan kemanusiaan. Manajer UPZ Bank Sumut, H. Muhammad Usman, S.E., Ak., M.M., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin bersama BAZNAS Provinsi Sumatera Utara. Menurutnya, sinergi tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas melalui pengelolaan dana zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran. Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan secara simbolis, dilanjutkan dengan prosesi peletakan batu pertama pembangunan rumah serta peninjauan langsung lokasi pembangunan oleh jajaran BAZNAS Provinsi Sumatera Utara bersama UPZ Bank Sumut dan pemerintah desa. Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pelaksanaan program, penerima manfaat juga menyatakan komitmennya untuk melaksanakan pembangunan rumah sesuai dengan peruntukannya serta menyampaikan laporan perkembangan pembangunan kepada BAZNAS Provinsi Sumatera Utara hingga proses pembangunan selesai. Melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS yang disinergikan dengan UPZ Bank Sumut, BAZNAS Provinsi Sumatera Utara berharap semakin banyak keluarga mustahik yang memperoleh hunian yang layak sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, dan kesejahteraan. Program ini menjadi bukti bahwa dana zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS mampu menghadirkan solusi nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.
29/07/2026 | (Dok.BAZNAS Sumut/Markom)
BAZNAS Gelar Panen Raya Lumbung Pangan di Batu Bara, Sukses Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Petani
BAZNAS Gelar Panen Raya Lumbung Pangan di Batu Bara, Sukses Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Petani
BATU BARA, 22 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar Panen Raya Program Lumbung Pangan Padi di Dusun II, Desa Kwala Gunung, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Rabu (22/7). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen BAZNAS dalam memberdayakan petani mustahik sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan nasional melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara produktif. Program Lumbung Pangan merupakan salah satu dari 13 Program Prioritas BAZNAS Tahun 2026–2031 yang berfokus pada pemberdayaan petani melalui penyediaan modal usaha bergulir, sarana produksi, teknologi pertanian, pendampingan budidaya, hingga akses pemasaran hasil panen. Melalui pendekatan tersebut, BAZNAS mendorong lahirnya petani yang mandiri, produktif, dan memiliki daya saing. Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Mohammad Hatta, mengatakan bahwa Program Lumbung Pangan menjadi bukti bahwa dana zakat dapat dikelola secara produktif untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. “Zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Melalui Program Lumbung Pangan, kami ingin menghadirkan petani mustahik yang mandiri, meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan bahwa BAZNAS terus berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah, salah satunya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang produktif dan tepat sasaran. Menurutnya, Program Lumbung Pangan BAZNAS menjadi bagian dari upaya bersama dalam menghadirkan solusi pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi para petani mustahik, agar mampu meningkatkan produktivitas, kemandirian ekonomi, sekaligus berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah. “Program Lumbung Pangan BAZNAS ini dirancang untuk mengoptimalkan potensi zakat dalam meningkatkan kesejahteraan para petani binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan di daerah Kabupaten Batu Bara,” jelas Sodik Mudjahid yang turut menghadiri agenda Panen Raya Program Lumbung Pangan Padi tersebut. Sejak diinisiasi pada tahun 2018, Program Lumbung Pangan di Kabupaten Batu Bara telah menjangkau 258 petani mustahik yang mengelola lahan seluas 180,3 hektare. Total nilai program mencapai Rp854,65 juta, ditambah dukungan BAZNAS RI sebesar Rp373,3 juta pada tahun 2025 untuk pengembangan lahan seluas 32 hektare yang melibatkan 52 petani. Pendampingan dilakukan secara menyeluruh mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga proses panen. Para petani membudidayakan varietas padi unggulan seperti Sebatu, Serang, MR, Sedayu, dan Proton yang disesuaikan dengan kondisi lahan di Kabupaten Batu Bara. Dari lahan yang dikelola tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai sekitar 1.082 ton gabah kering panen (GKP) setiap musim panen dengan potensi nilai ekonomi mencapai Rp7,3 miliar. Selain meningkatkan produktivitas pertanian, program ini juga menanamkan budaya kemandirian melalui skema modal usaha bergulir. Setelah panen, para petani mengembalikan modal usaha sekaligus menunaikan zakat pertanian. Modal usaha yang dikembalikan tersebut kemudian digulirkan kembali kepada kelompok tani lainnya sehingga manfaat program dapat terus berkembang. Selama periode 2024–2026, zakat pertanian yang berhasil dihimpun dari petani binaan mencapai Rp423,18 juta. Secara nasional, Program Lumbung Pangan BAZNAS telah dilaksanakan di 21 lokasi pada 11 provinsi, memberikan manfaat kepada 1.629 mustahik dengan total penyaluran lebih dari Rp10,08 miliar. Keberhasilan Program Lumbung Pangan di Kabupaten Batu Bara tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Sumatera Utara, BAZNAS Kabupaten Batu Bara, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Batu Bara, akademisi, para alim ulama, kelompok tani, hingga para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS. Prof. Hatta turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ini. “Program ini menunjukkan bahwa ketika zakat dikelola secara amanah dan didukung kolaborasi yang kuat, manfaatnya mampu menciptakan perubahan nyata bagi masyarakat. Kami berharap sinergi ini terus berkembang sehingga semakin banyak petani yang berdaya, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan ketahanan pangan di Sumatera Utara semakin kokoh,” tutupnya
22/07/2026 | (Dok.BAZNAS Sumut/Markom)

Artikel Terbaru

BAZNAS TV