WhatsApp Icon

Berita Terkini

BAZNAS Sumut Salurkan ZIS Rp4,9 Miliar Jangkau 9.557 Penerima Manfaat
BAZNAS Sumut Salurkan ZIS Rp4,9 Miliar Jangkau 9.557 Penerima Manfaat
BAZNAS Sumut Salurkan ZIS Rp4,9 Miliar Jangkau 9.557 Penerima Manfaat MEDAN — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Utara menyalurkan bantuan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Triwulan III Tahun 2026 dengan total mencapai Rp4.907.077.921. Penyaluran tersebut diberikan kepada 9.557 penerima manfaat melalui berbagai program BAZNAS Sumut. Kegiatan Penyaluran Bantuan Zakat, Infaq & Sedekah Triwulan III Tahun 2026 BAZNAS Provinsi Sumatera Utara dilaksanakan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (29/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc., Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra), pimpinan OPD, Wakil Ketua MUI Sumatera Utara, Ketua LPTQ, Ketua Babinrohis, perwakilan Bank Sumut, perwakilan Kementerian Agama, pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota, serta Ketua Forum Zakat beserta pengurus LAZNAS. Pada Triwulan III Tahun 2026, BAZNAS Sumut menyalurkan dana ZIS melalui tiga skema utama. Penyaluran konsumtif sebesar Rp1.815.812.719, penyaluran produktif sebesar Rp716.400.000, dan penyaluran melalui UPZ sebesar Rp2.374.865.205. Secara keseluruhan, dana yang disalurkan mencapai Rp4.907.077.921 dan memberikan manfaat kepada 9.557 orang. Ketua BAZNAS Sumatera Utara Prof. Dr. H. Mohammad Hatta mengatakan, penyaluran tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara BAZNAS Sumut dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta berbagai pihak dalam membangun kesejahteraan masyarakat. “Momen ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam membangun kesejahteraan umat,” kata Hatta. Hatta menambahkan, BAZNAS Sumut terus berkomitmen memperkuat pengelolaan ZIS secara profesional, transparan, dan akuntabel. Seluruh program penyaluran diarahkan agar memberikan manfaat yang luas sekaligus mendukung pembangunan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam semangat “Kolaborasi Sumut Berkah”. Sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, UPZ, LAZ, perbankan, muzaki, serta berbagai mitra lainnya diharapkan dapat semakin mengoptimalkan pengelolaan ZIS dalam mendukung kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat Sumatera Utara. Setelah itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc. menyampaikan apresiasi terhadap upaya BAZNAS Sumut dalam mengelola dan menyalurkan zakat kepada masyarakat. Menurutnya, zakat tidak hanya menjadi bagian dari ibadah, tetapi juga memiliki peran sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dan mendorong peningkatan kemandirian ekonomi. Surya berharap penyaluran zakat tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi juga diikuti dengan pendampingan kepada para mustahik agar secara bertahap dapat meningkatkan kemampuan dan kemandirian ekonomi. “Zakat harus tepat sasaran kemudian pelan-pelan kita ubah dari penerima menjadi pemberi. Oleh karena itu, kita perlu mendampingi mustahik, melihat usaha yang mereka kembangkan, melihat anaknya yang diberi beasiswa sehingga mereka bisa lebih mandiri,” kata Surya. Surya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah menunaikan dan mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang berzakat, semakin besar pula potensi zakat dalam memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera Utara. Program dan penyaluran ZIS BAZNAS Sumut juga diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah serta selaras dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2025–2029, yakni mewujudkan Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan. Melalui pengelolaan yang amanah dan kolaboratif, ZIS diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menjadi instrumen dalam mendorong pemberdayaan dan kemandirian penerima manfaat. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Sumut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara beserta seluruh jajaran yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada BAZNAS Sumatera Utara. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh muzaki, baik dari dalam maupun luar Sumatera Utara, yang telah menitipkan hartanya melalui BAZNAS Sumatera Utara. Apresiasi turut diberikan kepada para mitra kerja, perbankan, UPZ, LAZ, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan mendukung pelaksanaan berbagai program BAZNAS Sumut. Kepercayaan dan kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola serta disalurkan secara optimal kepada masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Sumatera Utara berharap semangat kepedulian dan kolaborasi dalam pengelolaan ZIS dapat terus diperkuat, sehingga zakat semakin mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta berkontribusi terhadap kesejahteraan dan pembangunan Sumatera Utara. Semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan para muzaki, mitra, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dengan balasan yang berlipat ganda. Mari terus kita kuatkan Indonesia melalui zakat.
29/09/2026 | (Dok.BAZNAS Sumut/Markom)
Pimpinan BAZNAS se-Sumatera Utara Gelar Silaturahmi di Kab. Asahan, Perkuat Sinergi dan Pengelolaan Zakat
Pimpinan BAZNAS se-Sumatera Utara Gelar Silaturahmi di Kab. Asahan, Perkuat Sinergi dan Pengelolaan Zakat
ASAHAN — Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., membuka kegiatan Silaturahmi Pimpinan BAZNAS se-Sumatera Utara yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Senin (21/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menjadi wadah bagi pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Sumatera Utara untuk saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam pengelolaan zakat di daerah masing-masing. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua BAZNAS Sumut Prof. Dr. H. Muhammad Hatta, Wakil Ketua IV BAZNAS Sumut H. Azrai Harahap, MA, Direktur Pelaksana BAZNAS Sumut, Direktur Rumah Sehat BAZNAS Sumut, Ketua BAZNAS Kabupaten Asahan Ir. H. Ansari Margolang, serta para pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan Rianto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut. Menurutnya, pertemuan pimpinan BAZNAS se-Sumatera Utara menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan dan kolaborasi dalam mendukung berbagai program kemasyarakatan. “Selamat datang kepada seluruh pimpinan BAZNAS. Kami Pemerintah Kabupaten Asahan senantiasa terbuka untuk berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Asahan dan BAZNAS Sumatera Utara dalam mendukung berbagai program kemasyarakatan,” ujar Rianto. Ia menyampaikan, keberadaan BAZNAS memiliki peran dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Menurutnya, pengelolaan zakat yang baik dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, tidak hanya melalui bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga melalui program-program pemberdayaan yang mendorong kemandirian ekonomi. Sementara itu, Ketua BAZNAS Sumut Prof. Dr. H. Muhammad Hatta menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Asahan dan seluruh pimpinan BAZNAS yang telah hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai silaturahmi ini penting untuk memperkuat kebersamaan dan komunikasi antarpimpinan BAZNAS di Sumatera Utara. “Semoga kegiatan ini dapat mempererat hubungan silaturahmi antar-BAZNAS kabupaten/kota di Sumatera Utara. Pertemuan ini juga menjadi kesempatan bagi kita untuk saling berbagi pengalaman, program, dan memberikan motivasi dalam pengelolaan zakat di daerah masing-masing,” ujar Prof. Dr. H. Muhammad Hatta. Menurutnya, setiap daerah memiliki pengalaman dan tantangan yang berbeda dalam mengelola zakat. Karena itu, komunikasi dan pertukaran pengalaman antarpimpinan BAZNAS diperlukan agar berbagai potensi dan inovasi dalam pengelolaan zakat dapat terus dikembangkan. “Dengan silaturahmi yang semakin kuat, kita dapat bersama-sama membantu para muzaki dalam menunaikan zakatnya melalui BAZNAS. Kita juga berharap pengelolaan zakat tidak hanya berorientasi pada penghimpunan dan penyaluran, tetapi bagaimana zakat mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian mustahik,” tambahnya. Prof. Hatta menegaskan, melalui berbagai program pemberdayaan yang dilakukan BAZNAS, harkat dan derajat mustahik diharapkan dapat terus diangkat sehingga ke depan mereka dapat berkembang menjadi muzaki dan munfik. “Kita berharap melalui berbagai program BAZNAS, harkat dan derajat mustahik dapat terus diangkat, sehingga ke depan mustahik dapat berkembang menjadi muzaki dan munfik,” katanya. Ia menambahkan, upaya tersebut membutuhkan sinergi dan komitmen bersama antara BAZNAS Sumut, BAZNAS kabupaten/kota, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan silaturahmi tersebut juga menjadi ruang bagi para pimpinan BAZNAS untuk berbagi informasi mengenai program, strategi penghimpunan, pendistribusian, hingga pendayagunaan zakat yang telah dilaksanakan di masing-masing daerah. Melalui pertemuan tersebut, BAZNAS Sumut berharap hubungan antarpimpinan BAZNAS se-Sumatera Utara semakin erat dan dapat mendorong lahirnya kolaborasi serta penguatan pengelolaan zakat yang semakin baik, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di Sumatera Utara.
21/09/2026 | (Dok.BAZNAS Sumut/Markom)
Baznas Sumut Bersama Pemprov Sumut Perkuat Kolaborasi dan Optimalisasi Pengelolaan Zakat di Sumatera Utara
Baznas Sumut Bersama Pemprov Sumut Perkuat Kolaborasi dan Optimalisasi Pengelolaan Zakat di Sumatera Utara
MEDAN – BAZNAS Provinsi Sumatera Utara menerima kunjungan silaturahmi Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumatera Utara, Ade Sofianita, S.STP., M.M., Selasa (15/9/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan BAZNAS Sumut dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. Mohammad Hatta, bersama Wakil Ketua I Dr. H. Musaddad Lubis, M.Ag., Wakil Ketua II, Dr. H. Sultoni Trikusuma, MA, Wakil Ketua III Dr. Armansyah, serta Wakil Ketua IV H. Azrai Harahap, MA, dan didampingi Sekretaris BAZNAS Sumut. Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Mohammad Hatta, menyampaikan bahwa BAZNAS Sumut siap menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Menurutnya, BAZNAS Sumut bersama lembaga zakat yang ada di Sumatera Utara berencana mengembangkan program Kampung Kreatif Berbasis Zakat pada awal 2027. Program tersebut akan menyasar sejumlah bidang, meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, serta dakwah. “BAZNAS Sumut memiliki komitmen untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam membantu pemerintah mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Potensi zakat di Sumatera Utara sangat besar dan perlu terus dioptimalkan melalui kolaborasi serta tata kelola yang baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujar Prof. Hatta. Ia menambahkan, pengelolaan zakat tidak hanya berorientasi pada penghimpunan dan penyaluran dana, tetapi juga harus mampu menciptakan perubahan dan mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri. “Zakat bukan hanya tentang menghimpun dan menyalurkan, tetapi bagaimana dana zakat tersebut mampu memberikan perubahan dan mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri. Karena itu, sinergi dengan pemerintah sangat penting agar program yang dijalankan dapat saling menguatkan,” katanya. Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setdaprov Sumatera Utara, Ade Sofianita, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Sumut atas dukungan yang selama ini diberikan dalam membantu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya dalam upaya mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Sumut atas dukungan dan support kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam upaya mengurangi kemiskinan dan menyejahterakan masyarakat. Kami juga siap membantu mengoptimalkan pengumpulan zakat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar penghimpunan zakat semakin meningkat dan dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas,” ujar Ade. Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas dukungan BAZNAS Sumut terhadap SIGAP (Sistem Integrasi Tata Kelola Pengendalian dan Evaluasi Program Kesejahteraan Rakyat) yang diinisiasi oleh Biro Kesra Setdaprov Sumatera Utara. Melalui SIGAP, kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat semakin terintegrasi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengendalian hingga evaluasi program kesejahteraan rakyat. Integrasi tersebut diharapkan dapat mendorong pelaksanaan program yang lebih tepat sasaran, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan BAZNAS Sumut. Sinergi tersebut diharapkan dapat semakin mengoptimalkan potensi zakat sekaligus memperkuat berbagai program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Utara.
15/09/2026 | (Dok.BAZNAS Sumut/Markom)

Artikel Terbaru

BAZNAS TV